Program Studi Peternakan
Search for:
Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan gelar pelatihan pembuatan nugget

Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan (HIMAPROTER) melakukan pelatihan pembuatan nugget yang dilaksanakan pada minggu, 14 April 2019 yang bertempat di Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Khairun dan dibuka oleh ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan Asdar Sukur. Ketua menyampaikan bahwa kita sebagai mahasiswa peternakan harus lebih banyak mengasah soft skill. Pemateri Pelatihan disampaikan oleh Dr. Yusnaini, S.Pt.,MP., Nugget merupakan salah satu pangan hasil pengolahan daging ayam yang memiliki cita rasa tertentu. Saat ini, nugget ayam menjadi salah satu produk olahan daging ayam yang berkembang pesat. Nugget ayam adalah produk ayam yang dibentuk dari daging cincang dilapisi tepung roti dan telur, lalu digoreng atau dipanggang. 

Pada kesempatan itu, beliau menjelaskan sejarah singkat dari nugget.
Nugget pertama kali diciptakan pada tahun 1950 oleh Robert C. Baker, seorang professor ilmu pangan di Cornell University, dan diterbitkan sebagai karya akademis unpatented.

Selanjutnya memberikan pelatihan pembuatan nugget, dengan mengolah daging dan bumbu-bumbu yang akan digunakan pada pembuatan nugget. *humas-FP

Mahasiswa Peternakan melakukan Uji Kualitas Air

Mahasiswa Program Studi Peternakan melakukan Uji Kualitas Air. Hal ini karena air merupakan nutrien yang paling esensial bagi makhluk hidup. Manusia, hewan dan tumbuhan tidak bisa hidup tanpa air, karena air merupakan sumber kehidupan. Ternak akan lebih menderita dengan hilangnya air dari pada kekurangan makanan. Air menyusun kira-kira 75% dari jaringan-jaringan yang bebas lemak di dalam tubuh dan air merupakan bagian yang langsung dari semua jaringan lunak di dalam tubuh. Sebagai zat makanan kebutuhan akan air adalah tinggi.

Metode sederhana dalam melakukan analisis kimia adalah pengukuran berdasarkan unsur tanpa memperdulikan wujud dan bentuk senyawanya. Contohnya adalah mengukur kadar oksigen dalam air, jika dilakukan pengukuran berdasarkan unsur akan didapatkan konsentrasi oksigen sebesar 890 ribu miligram per liter air, karena air (H2O) terbentuk dari hidrogen dan oksigen. Sehingga pengukuran kadar senyawa tertentu harus dibedakan berdasarkan wujudnya. Untuk pengukuran kadar oksigen, harus dibedakan berdasarkan oksigen diatomik atau oksigen yang terikat dengan unsur lain. Oksigen diatomik yang terukur dapat disebut dengan kadar oksigen terlarut.


  • Analisis Kualitas Air

Pada Pengujian ini, dilakukan dengan melihat unsur Warna, Bau, Temperatur, Benda Padat, Minyak/oli, dan Ph. *humas-FP

Bekali Mahasiwa Peternakan Menulis Proposal PKM

 Pada matakuliah ekstrakulikuler, Dosen Program Studi Peternakan Yusri Sapsuha, S.Pt.,M.Sc melakukan pembekalan terhadap sejumlah Mahasiswa Peternakan. di Ruang Laboraturium prodi peternakan.

Yusri Sapsuha, S.Pt.,M.Sc mengatakan ada beberapa hal mendasar yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh Mahasiswa yaitu kemampuan berpikir dan bertindak kreatif. Kreativitas merupakan penjelmaan integratif daritiga faktor utama dalam diri manusia, yaitu: pikiran (kognitif), perasaan (afektif), danketerampilan (psikomotorik). Dalam faktor pikiran terdapat imajinasi, persepsi dan nalar. Faktor perasaan terdiri dari emosi, estetika dan harmonisasi.Sedangkan faktor keterampilan mengandung bakat, faal tubuh dan pengalaman.

PKM, sangat penting sehingga Mahasiswa harus dibekali pemikiran inovatif kemudian mempraktikkannya. PKM menjadi relevan pada saat ini, mengingat era disruption innovation menuntut kreativitas dan inovasi.

Setelah selesai memberikan pembekalan. Mahasiswa telah menyelesaikan 4 proposal PKM dari 9 proposal yg direncanakan. 

Pembekalan penulisan proposal PKM